Puisiku

Di pertigaan itu ...
Karya : Oktrit s.




Saat Matahari meredup..
Langitpun mulai merah..
Sapaan angin yang begitu lembut..
Pohon dan dedaunan bernyanyi...



Ramainya suara orang – orang itu..
Membuat hati bertanya – tanya, ada apa di sana ??
Hati ini sudah mulai tak kuat,,
Akupun meneteskan air mata..
Di pertigaan itu, kau terbaring
Bercucuran darah di sekitar badanmu
Aku sudah tidak berdaya lagi..
Air mata terus mengalir di pipiku..
Aku tak sanggup tuk berpisah danganmu
Friend, don’t lieve me, please!
Secepat itu kah kau meninggalkan ku...
Bila ini memang takdir akan ku terima...



Ya Tuhan ...
Tolong jaga dia di sisimu..
Semoga dia bahagia di sana..
Dan tolong katakan padanya..
“you’re my best friend forever. Takkan ada yang bisa menggantikkan kebaikanmu,
Ketulusanmu, dan kesetiaanmu terhadapku.”
Suatu saat nanti ... aku akan membalas semua kebaikkan, ketulusan, dan kesetiaanmu......



Di pertigaan itulah kami tak bersama lagi.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisiku

Drama bahasa Jawa

Puisiku